Kisah sukses Perawat

Dalam sebuah wawancara Ketua Badan Pengawas Koperasi Perawat Nasional Indonesia bercerita mengenai kisah suksesnya yang di share untuk generasi muda.

It is quite interesting to analyze, why there is only a few local government financial statement which awarded unqualified opinion by year 2011. On his dissertation defense, Nurdiono suggest that the accuracy of budget management will have impact on quality of financial report.

Nurdiono is lecturer at Faculty of Economic and Business – Bandar Lampung University. He defended his dissertation by June 23rd, 2014 at Auditorium BRI – Master of Science and Doctoral Program, Gadjah Mada University. Moreover, Nurdiono suggest that budgeting plays important role because it serves comprehensive planning for organization cost and revenue, so those expenditures are able to be accounted for public.

On his dissertation titled “Analisis Hasil Audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah di Seluruh Indonesia”, Nurdiono examines the impact of budget proportion, internal audit effectiveness, follow-up of BPK findings, opinion of previous period and human resource competence toward Financial Statement Audit report of Whole Indonesia Local Government. Current study shows that budget proportion has negative impact toward local government financial statement audit report. Previous opinion has positive impact toward local government financial statement audit report. Other variables (e.g. audit effectiveness & Follow up of BPK findings) have no impact toward dependence variable.

Sumber

TRIBUNNEWS.COM, BANDARLAMPUNG – Nurdiono merupakan kandidat terkaya di antara enam pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung. Pemilik stasiun Tegar TV, yang maju dari jalur independen ini memiliki harta kekayaan senilai Rp 21,9 miliar.


Ini terungkap dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada KPU Bandar Lampung via faksimil, Selasa (22/6) siang.
Dalam LHKPN bernomor B-1444/12/VI/ 2010 itu, kekayaan Nurdiono terhimpun di antaranya dari 28 bidang tanah dan bangunan yang dimilikinya. “Mayoritas berada di Bandar Lampung dan Lampung Selatan,” terang Ketua KPU Bandar Lampung As’ad Muzzammil kepada wartawan di ruang kerjanya.
Nurdiono juga memiliki sejumlah tanah dan bangunan di Tangerang (Banten), Sleman (Yogyakarta) , Surabaya dan Ngawi (Jawa Timur). Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Lampung ini juga mempunyai sejumlah harta benda berupa kendaraan bermotor, yakni enam unit mobil dan satu unit sepeda motor. Selain itu, Ketua Yayasan Akademi Keperawatan Panca Bhakti ini menyimpan logam mulia dengan nilai Rp 127 juta.
Posisi kedua kandidat terkaya, juga ditempati calon wali kota yang maju lewat jalur independen, Sauki Shobier. Ia memiliki harta kekayaan mencapai Rp 18 miliar lebih, atau terpaut sekitar Rp 3 miliar lebih sedikit daripada Nurdiono. Pejabat eselon II di Pemerintah Kota Bandar Lampung ini melaporkan mempunyai enam bidang tanah dan bangunan.

Kandidat termuda, Heru Sambodo berada pada posisi ketiga kandidat terkaya dengan total harta sebanyak Rp 10,8 miliar. Calon wakil wali kota pasangan Kherlani yang juga putera Ketua DPD I Partai Golkar Lampung M Alzier Dianis Thabranie ini memiliki empat bidang tanah dan bangunan.

Sementara, di posisi keempat kandidat terkaya adalah mantan Kepala Biro Keuangan Pemprov Lampung Herman HN. Calon wali kota yang diusung PDI Perjuangan dan sejumlah partai lain ini memiliki harta senilai Rp 6,5 miliar. Di posisi lima sampai tujuh secara berurutan ditempati Tobroni Harun (pasangan Herman HN, Rp 4,3 miliar), Dian Kurnia Laratte (pasangan Nurdiono, 3,5 miliar), dan Syamsul Rizal (pasangan Sauki Shobier, Rp 2,6 miliar).

Sumber

Berikut kisah wawancara dengan Bapak Nurdiono

Leave a Reply