Bersatu membangun profesi Perawat Indonesia

Perawat itu hebat dan dahsyat , bayangkan jika pelayanan kesehatan di semua wilayah Indonesia tidak ada Perawatnya? Perawat bekerja 24 jam dan terus menerus bekerja berkesinambungan untuk merawat pasien dan juga memberikan pelayanan konsultasi kepada klien.

Pada tahun 2014 total jumlah tenaga kesehatan Perawat dan Bidan yang tersebar di Indonesia berdasarkan data yang di dapatkan melalui Kementerian Departemen Kesehatan sebesar 362.129 jiwa dan jumlah tiga terbesar penyebaran tenaga kesehatan Perawat berada di provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Sedangkan berdasarkan data tenaga kesehatan keparawatan yang di dayagunakan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan ( Fayankes ) di seluruh Indonesia berdasarkan kategori ( Perawat non Ners, Ners,Perawat kesehatan anak, Perawat Maternitas, Perawat Medikal Bedah, Perawat Geriatri, Perawat Kesehatan Jiwa, Perawat Komunitas dan Perawat lainnya yang belum terdaftar beserta Assisten pada tahun 2014 jumlahnya mencapai 223.910 Perawat.

Photo Mahasiswi Perawat : gorontaloprov

Bayangkan jika para Perawat mempunyai ide, visi, misi dan tujuan bersama untuk mengembangkan potensi kekuatannya secara bersama sama baik mahasiswa/i Perawat , Perawat yang baru lulus, Perawat yang sedang bekerja dan juga Perawat yang sudah pensiunan maka potensi kekuatan tersebut jika di sinergikan akan membawa kekuatan yang sangat besar dan dahsyat yang bisa di implementasikan dan di realisasikan bersama.

Mempunyai Fasilitas pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit, Klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya baik untuk praktik mandiri dan praktik persama bagi profesi Perawat tentunya sangat tidak mudah karena akan memerlukan energi, pikiran,ide, biaya, dan faktor lainnya.

Kendala kendala tersebut bukanlah hal yang harus di hindari, namun harus di pecahkan bersama sama agar bisa menemukan solusi yang terbaik, agar para Perawat Indonesia bisa mewujudkan impiannya bisa membangun Rumah Sakit, Klinik dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya di seluruh wilayah Indonesia dengan kekuatan dan potensi bersama dengan memulai bersama dari hal hal yang kecil agar bisa berkembang menjadi sesuatu yang besar.

Motto ” Gotong Royong ” adalah motto ciri khas bangsa Indonesia dan semua akan terasa ringan jika ” Ringan sama sama di jinjing dan berat sama sama di pikul ” Karena prinsif dasarnya Koperasi Perawat Indonesia yang akan segera di dirikan akan selalu berpegang teguh kepada azaz ” Dari Perawat Untuk Perawat ”

Untuk mewujudkan cita cita bersama dalam Koperasi Perawat, dengan menargetkan minimal sebanyak 5000 – 10.000 lebih keanggotaan Perawat yang akan bergabung resmi maka bisa di kalkulasikan secara simple jika para anggotanya bisa iuran rutin minimal Rp. 100.000,- pertahunnya maka dalam setahun jika anggotanya 100.000 perawat X Rp.100.000,- maka akan terkumpul dana sebesar 10 Miliar rupiah dan jika memang nantinya para anggota menyepakati bersama besarnya iuran pokok dan iuran tahunan atau bulanan dalam Rapat Koordinasi Nasional ( Rakornas ) di perbesar maka Tuhan akan mempermudah jalan bersama para Perawat dan dana bersama yang terkumpulpun dipastikan tidak akan di gunakan sebelum jangka waktu yang di sepakati oleh para Perawat tercapai dan tanpa adanya persetujuan dan kesepakatan dari para anggota Koperasi Perawat Indonesia.

Bagaimana apakah anda masih berpikir pikir? Ingat Perawat pasti bisa jika ada kemauan dan visi, misi dan tujuan yang sama..jika tidak sekarang..kapan lagi!!!

Panitia Pendirian Koperasi Perawat Indonesia.

 

Jika anda suka silahkan bisa di share artikel ini.

 

Salam Perawat!!!

TIM 09

Copyright2016@Koperasi Perawat Indonesia 

Leave a Reply